
Ketika cerita terurai,air matanya jatuh mengikis luka di hati.Ketika cerita mengukir membasahi,deritapun menantang tidak mau berdamai.Entah apa lagi yang terluka hingga darahpun bercucuran dengan materai.Materai air mata,menempel di setiap sudut yang tidak bisa di hapus dari relung hati yang tak mungkin terobati.
Siapakah yang tega mempermainkan hatinya?.Menyayat dengan tertawa diiringi kecongkakan yang sesungguhnya tidak berarti.Manusia apakah dia sehingga seenak hatinya memaksanya terluka ?.Dia tidak pantas di sakit,dia tidak pantas di lukai.Awan pun tidak sepaham kalau hujan dan badai menggenangi air matanya.
Jangan sakiti dia,janganlah melukai dia.Bangunlah dia diatas puing puing penderitaanya dan kehancurannya.Siramilah dia dengan kesejukan mata air bukan dengan asinya air mata.Cukuplah air matanya membuat luka hatinya perih,janganlah melengkapinya dengan sejuta rencana kecongkakan dan keegoisan hati yang akan membunuh ketulusan hatinya yang telah terluka.
Jika itu kamu abaikan ,terkutuklah kecongkakanmu.Biarkanlah dia menjadi congkaknya hati menjadi hakimmu,dan egoisnya jiwa menjadi pendakwamu.Yang akan mendakwa siang dan malam.
Apakah yang kamu cari hingga di saat terkulai ,kamu patahkan dengan hasratmu yang menantang?
Pikirkanlah itu,jika kamu tidak mau air matanya menjadi gelombang mata air yang akan menghanyutkan kehidupanmu.
~Aman Lumban Gaol~
Read More
Cinta tak terhapuskan oleh waktu dan jaman.Berakar merambat dari mata sampai ke ujung relung yang paling dalam.Siapapun tak kuasa untuk mencabutnya,bahkan hati sendiripun tak kuasa menelanya.
Kematian dan cinta seakan berjalan seiring waktu.Kematian karena kurangnya cinta yang menjelajahi pembuluh darah,membuatnya mati hampa tak berdaya.Menghentikan denyut nadi dengan irama yang tertatih tatih hingga patah terkulai tanpa cerita.
Kematian atas nama cinta membuatnya abadi bagi setiap orang yang mempunyai cerita.Menepiskan segala keraguan dan menyakini cinta yang bisa menyelamatkan di alam kedamaian.
Sekalipun maut memisahkan,tetapi cinta akan menghidupkannya kembali,karena cinta melebihi nafas kehidupan.
Atas nama cinta ,insan berbuat segala sesuatu yang bertentangan dengan cinta.Menjadikanya buta karena otaknya telah dirasuki pendakwa cinta.
Atas nama cinta dapat membuat insan menjadi egois,melahap apa yang bisa sehingga segala sesuatupun tidak ada yang tersisa.Menimbunya dalam hati dan jiwa bahkan orang lain tidak dapat bercerita.Ketika cinta itu pergi dia akan mati tanpa cerita
Read More
Kami pun tidak mengerti,walau terpaksa harus dimengerti.Karena kami bukan budi pekerti yang menuntun manusia berbudi.Kami hanya gelap yang mengharapkan secercah cahaya,karena kami terlelap dalam dunia yang terhina.Itu lah makna arti sebuah goresan sederhan di bawah ini.
Ketika kami berdiri menatap bintang
Disini terpancar hasrat yang menantang
Ketika kami duduk mengamati bulan
Disana terpancar kesedihan
Berharap dunia menatap kami
Tetapi apa...?
Surga meratapi kami
Berharap insan memandang terang kami
Tetapi mereka menangis melihat gelapnya hidup kami
Lihatlah mata kami buta
Lihatlah langkah kami tertunda
Di ikat oleh dunia yang memikat
Kami hanya berpikir…
Sesungguhnya kami tak sekalipun bersyukur
Kami hanya menuntut…
Sesungguhnya kami tak pernah menurut
Sekarang kami baru terjaga
Hidup kami nista dan ternoda
Sekarang mata kami terbuka
Melihat cahaya yang mencelikkan buta
Terang hanya ada dalam Dia
Tetapi
Terang terpancar melalui kita
Karya : Aman Lumban Gaol
Read More

Semuanya telah kulalui dengan penuh naluri,naluri yang membawa aku kedalam gubuk duri.Beralaskan kenyamanan dalam diri sekalipun iblis mengikuti.Itulah yang membuatku teperangkap dalam jeruji.Jeruji yang didalamnya ada gertak gigi.Tuhan kudengungkan dalam benci.Tuhan kulantunkan dalam iri,sungguh itu membuatku mati tanpa budi.
Lihatlah kematianku dan penyesalanku ada dalam diri,yang menyangkal Tuhannya hanya karena mimpi.
Sungguh jauh aku melangkah
Melangkah ke dalam kegelapan
Sungguh jauh yang sudah kujejaki
Menjejaki dunia yang tak mengijinkan aku kembali
Sungguh jauh aku menghayal
Menghayal sampai menerobos kegelapan yang menggumpal
Sungguh jauh aku mencari
Mencari tangga surga yang tiada pernah ku jumpai
Aku terjerembab dalam kegelapan
Terjerembab dalam kubangan kematian
Kematian yang tidak menghantarkanku ke dalam kehidupan kekal
Tetapi kematian yang menghantarkanku ke dalam penyiksaan yang kekal
Aku mengangap jalanku benar
Sesunguhnya jalanku sesat
Aku menganggap diriku benar
Sesungguhnya diriku nista
Aku telah menjadikan Tuhanku sebagai pendusta
Dan raja pendusta kujadikan sebagai kebenaran yang mulia
Tuhanku menjadikan aku sebagai anakNya
Tetapi raja pendusta kujadikan sebagai bapakku
Adilkah aku?
Tuhan yang menyelamatkan hidupku kutinggalkan
Dan raja segala pendusta yang menyiksa hidupku yaitu iblis ku pertuan
Dan Adilkah Tuhan?
Jika api yang kekal memyiksa diriku selamanya
Karena aku mempertuan raja pendusta yaitu iblis?
~Aman Lumban Gaol~
Read More

Jika harus memilih untuk diam,diam lah sebagai orang yang mendengar dan menghayati.Jika harus memilih untuk berkata,ucapkanlah dengan tulus dan penuh arti.Jika harus memilih untuk menghayal,jangan pernah tanggung untuk menikmati.
Untuk itu nikmatilah khayalanmu dengan sebuah lirik dan melodi sebuah khayalan ini
Tak kuasa hati meninggalkanmu
Yang telah lama mengisi khayalku
Ku tak tahu rasamu bagiku
Jika kamu tak pernah memikirkanku
Ku hanya bermain dalam khayalku
Milikimu hanya dalam anganku
Mungkinkah kita akan bersama
Di dunia tempat kita beradu
Reff
Selamanya...
Ku akan selalu mengenangmu
Yang selalu merasuki pikiranku
Di setiap angan dan tidurku
Tak akan hilang...
Walaupun dirimu memusnahkanya
Bayang senyummu akan selalu terpancar
Menemani ajalku dalam khayalku
Lirik dan Lagu : Aman Lumban Gaol
Read More
.jpg)
Tiada kata yang terucap tanpa hati yang menggugah untuk mengatakan bertindak.Demikianlah halnya manusia tanpa sesuatu perencanaan akan menjadi sia-sia jika hati dan pikiran tak pernah menyatu. Hati tanpa siraman kejujuran dan taburan keiklasan menimbulkan kebohongan yang dibungkus dengan sekeping sandiwara.
Sebuah mata air akan menjadi air mata yang mengalirkan penyesalan yang sangat dalam sampai dasar laut.Hati akan berkata semoga badai ini akan berlalu bagaikan angin yang berhembus dari barat ke timur. Jeritan hati tak akan mampu mengundang angin yang menyejukkan hati.Dunia seakan mau meledak diakibatkan oleh hati yang membara akibat panasnya sebuah penyesalan.
Nyanyian hati akan menjadi nyanyian yang mengiringi kematian dengan senyum penyesalan.Dikubur dalam hujan air mata dan balutan kain kafan yang dilumuri darah kekecewaan.Akankah manusia akan mendapat keadilan jika demikian hal manusia hanya menyesal di akhir perjalanan hidupnya?.Menapaki jejak perjalanan dengan penuh duri dengan kasut semangat hidup diiringi hati yang jujur terhadap dirinya akan membalut dari panasnya lautan penyesalan.
Menggenggam semangat dan melangkah dengan kaki yang di balut oleh kasut yang diikat dengan tujuan hidup akan membawanya kepada padang rumput yang hijau. Padang rumput yang di kelilingi harumya wangi semerbak menambah nafsu yang merangsang semangat hidup.Damai akan selalu menyelimuti hati dan merambat di dalam pikiran. Senyuman akan selalu merekah di setiap saat tanpa paksaan dari hati yang penus kenistaan.
Air mata yang dulu menyemburkan penyesalan kini akan berubah menjadi mata air yang menyemburkan kehidupan.Mata air itu akan mengalir untuk setiap insan yang dahaga akan kebenaran.Kebenaran yang tersembunyi dari orang-orang yang menganggap dirinya penuh dengan kehidupan di dalam kebenaran.Menyelam dalam samudra keberhasilan tanpa ombak yang menghadang akan selalu mengiringi langkahnya.
Bersiul di pagi hari diiringi burung-burung yang berkicau menghibur hati. Tarian sayap-sayap burung akan menambah alunan melodi yang indah.Semua orang akan turut dalam setiap kebahagiaanya tanpa dibatasi ruang dan waktu.Tetesan embun pagi akan menambah keindahan hari-harinya.Semarak bulan dan bintang di malam hari akan melengkapi keindahannya.Setiap detik,setiap menit,setiap senyuman akan selalu menemani hari-harinya.
Read More

Manusia mempunyai pikiran tidak pernah mengunakannya pada sebuah rencana mulia.Banyak manusia hanya meninggalkan kata yang tidak bertulang dan mengabaikan tindakan yang membutuhkan perjuangan. Langkah pasti bukanlah yang penting tetapi langkah pasif itulah yang selalu membuai manusia dengan angan-angan yang lepas landas,dan terbang di awan kehancuran.
Angan-angan memang sangat penting di dalam hidup ini.Angan –angan bagaika wangi zaitun yang membuai rasa dan hasrat jika di dalam angan itu da tujuan.Banyak manusia hanyut dalam lautan angan sehingga menengelamkannya pada dasar kelalaian karena di dalam angan itu tidak ada tujuan
Rasa telah menjadi hampa karena terlalu lama dalam lautan khayalan yang tidak pernah berlabuh pada sebuah tujuan.Mimpi indah telah diubah menjadi mimpi yang tidak dapat diartikan dengan kata-kata.Mimpi itu hanya dapat diartikan dengan air mata.Penyesalan merupakan ratu pendamai dengan dirinya sendiri,karena manusia tidak dapat lagi menapaki jejak yang telah berlalu di dalam petualangan perjalanannya.
Angin menjadi racun dalam menghela nafas penyesalannya.Air mata menjadi darah karena menangisi kelamnya perjalanannya.Dunia seakan sudah tua karena tidak kompromi kepada kelamnya perjalananya.Menangis adalah puncak dari mendungnya perjalanan hidupnya,yang menurunkan hujan penyesalan sehingga membentuk lautan kekelaman.
Akankah rumput menjadi layu karena hujan penyesalan itu?.Akankah rumput laut dan bintang laut akan hancur karena lautan penyesalan itu?.Hal itu tidak aka terjadi sebab hati yang menyala dan pikiran yang terang akan menggulung serta memusnahkan kekelaman itu.Tidak selamanya mendung itu hujan tetapi selamanya menjadi hujan jika kita menaikkan awan kelalaian.
Bangkitlah tiupkan sangkakala peperangan kuasai hati dan pikiranmu.Jangan membiarkannya hanyut dalam genggaman kelalaian.Dirimu adalah yang terbaik,rasakanlah kekuatanya yang membawamu dalam lautan kesuksesan.
MENCHASIONALISME
adalah aku bangga menjadi diriku sendiri dan tidak pernah menyesali keberadaan diriku di dalam dunia ini,karena aku yakin aku akan mendapatkan yang terbaik meskipun banyak tantangan dan buaian yang menghampiri diriku.Aku bangga dengan keadaanku sekarang,sekalipun banyak orang berpikiran yang tidak baik terhadapku tetapi aku yakin dapat menepiskan pikiran buruk mereka dengan tindakanku bukan dengan angan-angan.
Read More

Kenangan bagaikan suatu kehidupan yang di ulang untuk di nikmati.Manusia menganggap sebuah kenangan adalah harta karun yang di kubur dalam kesedihan dan kebahagiaan.Setiap manusia mempunyai sejuta kenangan,baik itu kenangan indah maupun kenangan yang buruk.Semuanya itu mempunyai arus gelombang yang berbeda.
Jika kenangan yang dimiliki oleh beberapa manusia sangat indah,manusia akan terus menggali kenangan itu untuk menemukan butir-butir kebahagiaan yang terkubur di dalamnya.Jika kenangan yang di milikinya buruk,manusia akan mengubur kenangan itu sampai membentuk gunung penyesalan yang mengandung magma emosi yang setiap saat akan meletus.
Setiap kenangan yang di miliki manusia mempunyai skenario yang berbeda-beda.Terkadang manusia berpikir siapa yang membuat skenario itu?.Manusia sering menyalahkan Tuhan jika kenangan yang dilaluinya buruk.Apakah alasan kita untuk menyalahkan Tuhan?.Apa pernah Tuhan menyalahkan kita?.Sering manusia berpikir jika jalan yang di laluinya buruk Tuhan tidak menyertainya. Manusia hanya menganggap bahwa hasil yang enak di mata manusia itu yang terbaik.Tetapi tidak begitu bagi Tuhan.Apakah manusia mengetahui segala rencana Tuhan baginya?.Kalau manusia mengetahui semua rencana Tuhan,brarti kita menganggap Tuhan itu sama dengan manusia.
Apapun kenangan yang kita alami baik atau buruk tetapi yang jelas semuanya punya rencana yang indah bagi kita.
Read More
Kamu tertawa
Sesungguhya itu petaka
Kamu pasrah dan menangis
Sesungguhnya mulutmu menjerit dan memberangus
Jantungmu menari
Sesungguhnya kepedihan hati menanti
Mencoba menantang matahari
Hingga awan gelappun ikut menemani
Dadamu membusung
Hingga kegelapan membumbung
Menutupi dunia kalbu
Yang didalamnya kamu beradu
Bernyanyilah wahai burung gagak
Jangan berhenti sampai dia beranjak
Beranjak dari kesombongan yang berakar
Dan keegoisan yang menjalar
Karya :Aman LG
Read More
Jika inilah adalah takdir,
Yaitu hanya memilikimu dalam mimpi, aku takkan pernah terjaga dari tidurku agar aku bisa bersama dan memilikimu selamanya.
Jika ini adalah tabir
Yaitu mencintaimu hanya dengan kesamaan kasta, aku akan selalu menghayal
Agar aku bisa mendekapmu dalam anganku selamanya
Jika ini adalah kebodohan
Yaitu mengharapkanmu seumur hidupku, aku akan terus belajar untuk tetap mencintaimu
Dan mempertahankanmu sampai kebodohan itu mencabut nyawaku.
Jika ini adalah kematian
Yaitu memaksa cintamu yang telah dimiliki orang lain
Aku akan bangkit untuk datang menghampirimu sekalipun nyawa ini tak abadi dalam hidupku.
Jika ini adalah malapetaka
Mengharapkan cinta yang takkan mungkin aku miliki
Aku akan menikmati malapetaka itu
Karena engkau ada di dalamnya.
Karya : Aman Lumban Gaol
Tulisan ini aku dedikasikan buat seseorang yang berinisial AP
Read More
Ketika segalanya telah berakhir
Waktupun tidak dapat mengembalikanya
Hanya sesal yang menumpuk
Dari sisa waktu yang kian menyesak
Menunggu dan menunggu
Hingga segalanya menggerogoti
Mengikat hasrat penakluk
Mencabut akar –akar kemenangan
Air mata sekalipun tak punya kuasa
Menghanyutkan batu-batu kegagalan
Yang berdiri tegak menggertak gemuruh
Dan membelah samudra
Dengarkanlah…
Jika mulut manusia berkata “kamu tidak bisa”
Itu belum kesudahan dari segala sesuatunya
Tetapi jika mulutmu berkata “aku tidak bisa”
Dengarkanlah….
Segala sesuatunya sudah berakhir sekalipun belum kesudahanya
Jikalau begitu adanya?
Apakah yang akan di lakukan?
Tanyakanlah itu pada tulisan yang membisu ….
Sekalipun ia dapat berbicara denganmu
Dan perdegarkanlah diantara orang yang membisu
Sekalipun dia mempunyai hati untuk berucap
Karya : Aman. LG
Read More